Habaretam.com, Samarinda – MTs Normal Islam Samarinda sukses menggelar Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) ke-14 yang berlangsung pada 13–18 Desember 2025 dengan melibatkan 625 siswa dalam 15 cabang lomba olahraga, seni, dan kreativitas.
Kepala MTs Normal Islam Samarinda, M. Yahya Rizai mengungkapkan PORSENI bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan bagian penting dari proses pendidikan karakter.
“Di sini mereka belajar disiplin, sportivitas, kerja sama, dan keberanian untuk tampil,” ujarnya.
Ia turut menyampaikan, sekolah berkomitmen menjadikan PORSENI sebagai sarana pembinaan jangka panjang bagi bakat dan minat siswa, sehingga setiap peserta didik memiliki ruang untuk tumbuh sesuai keunggulannya masing-masing.
Ia berharap, melalui PORSENI yang digelar siswa mampu mengaplikasikan teori yang diperoleh di ruang kelas ke dalam kegiatan nyata yang mengembangkan potensi mereka secara menyeluruh, baik akademik maupun nonakademik.
“Melalui kegiatan ini, sekolah ingin menciptakan lingkungan belajar yang seimbang antara prestasi akademik dan pengembangan kepribadian,” papar Yahya.
Sementara itu, Ketua Panitia PORSENI ke-14, Khalisa Aufa Aryesti, menyebutkan bahwa pelaksanaan kegiatan tahun ini berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari siswa. Selain perlombaan, panitia juga menghadirkan bazar kreatif pada 17–18 Desember 2025 yang diikuti oleh 18 tenant dari kelas, guru, dan masyarakat umum.
“Bazar ini menjadi ruang bagi siswa untuk belajar kewirausahaan sekaligus menampilkan kreativitas mereka. Produk yang dijual mulai dari kuliner, merchandise, hingga karya kreatif siswa,” kata Khalisa.
Khalisa berujar, selama enam hari pelaksanaan, berbagai lomba seperti futsal, bulu tangkis, cerdas cermat, poster digital, dan kaligrafi berlangsung dengan penuh semangat dan sportivitas.
“Kegiatan ini tidak hanya mempertemukan para peserta dalam kompetisi, tetapi juga mempererat kebersamaan seluruh warga sekolah,” terangnya.
Dengan berakhirnya PORSENI ke-14, MTs Normal Islam Samarinda menutup tahun 2025 dengan sebuah perayaan yang tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga menumbuhkan karakter positif dan semangat berkompetisi yang sehat di kalangan generasi muda. (Ain)